ilustrasi laron tanda rayap

Kenapa Laron Suka Lampu? Ini Alasan dan Kaitannya dengan Rayap

\Pernah bertanya-tanya kenapa laron suka lampu? Setiap kali laron muncul, serangga bersayap ini hampir selalu terlihat mengerumuni lampu teras, lampu rumah, atau sumber cahaya lainnya. Jumlahnya bahkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan dalam waktu yang bersamaan.

Kebiasaan tersebut bukan sekadar karena laron menyukai cahaya. Ada perilaku alami yang membuat laron tertarik pada lampu, terutama ketika mereka keluar dari koloninya untuk melakukan penerbangan reproduktif. Menariknya, kemunculan laron juga dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan karena laron merupakan bagian dari siklus hidup rayap.

Kenapa Laron Suka Lampu?

ilustrasi laron tanda rayap

Secara sederhana, kenapa laron suka lampu berkaitan dengan respons alaminya terhadap cahaya. Rayap bersayap atau laron cenderung bergerak menuju sumber cahaya ketika melakukan penerbangan keluar dari koloni.

Perilaku tersebut membuat lampu menjadi tempat berkumpulnya laron pada malam hari. Namun, cahaya bukanlah makanan maupun kebutuhan utama laron untuk hidup. Ketertarikan terhadap cahaya lebih berkaitan dengan perilaku dan orientasi mereka saat terbang.

1. Laron Memiliki Respons terhadap Cahaya

Laron termasuk serangga yang menunjukkan ketertarikan terhadap sumber cahaya atau phototaxis positif. Respons ini membuat laron bergerak mendekati area yang terang ketika sedang melakukan penerbangan.

Itulah sebabnya laron sering terlihat mengitari lampu rumah, lampu taman, jendela, atau lampu jalan. Ketika satu koloni mengeluarkan banyak laron sekaligus, sumber cahaya di sekitar bangunan dapat menjadi titik berkumpulnya serangga tersebut.

2. Lampu Menjadi Titik Kumpul Saat Laron Terbang

Laron keluar dari koloni untuk melakukan penerbangan reproduktif. Pada fase ini, mereka membutuhkan area yang memungkinkan untuk terbang dan menemukan pasangan.

Ketika terdapat sumber cahaya di sekitar rumah, laron dapat berkumpul di area tersebut. Hal inilah yang membuat pemandangan laron mengerumuni lampu sangat umum terjadi pada malam tertentu.

Jadi, jika kamu bertanya kenapa laron suka lampu, jawabannya bukan karena laron membutuhkan lampu untuk bertahan hidup, melainkan karena cahaya menjadi stimulus yang memengaruhi perilaku terbangnya.

Baca juga: Metode Paling Ampuh Basmi Rayap: Kenali Metode Umpan dan Jasa Basmi Rayap

Kenapa Laron Keluar Malam Hari?

Kemunculan laron biasanya terjadi pada waktu tertentu ketika koloni telah mencapai kondisi yang memungkinkan untuk melakukan reproduksi. Laron merupakan kasta reproduktif dalam koloni rayap.

Di Indonesia, laron sering terlihat pada malam hari, terutama setelah hujan atau ketika kondisi lingkungan cukup lembap. Kondisi tersebut dapat mendukung aktivitas penerbangan laron.

Ketika waktunya tiba, laron keluar dari koloni secara bersamaan. Fenomena ini dikenal sebagai swarming atau penerbangan kawin.

Kenapa Laron Muncul Setelah Hujan?

Selain pertanyaan kenapa laron suka lampu, banyak orang juga bertanya mengapa kemunculan laron sering dikaitkan dengan hujan.

Kondisi setelah hujan biasanya membuat lingkungan menjadi lebih lembap. Bagi rayap, kelembapan merupakan faktor lingkungan yang penting. Ketika kondisi sesuai, koloni dapat melakukan penerbangan reproduktif dan mengeluarkan rayap bersayap.

Karena laron aktif pada malam hari dan memiliki ketertarikan terhadap cahaya, kombinasi malam hari, kelembapan, dan sumber cahaya dapat membuat kemunculannya terlihat sangat jelas.

Namun, perlu diingat, bahwa menemukan laron di sekitar lampu tidak otomatis berarti sarang rayap berada di dalam rumah. Laron dapat berasal dari koloni yang berada di sekitar bangunan dan kemudian tertarik menuju sumber cahaya.

Namun, kamu perlu lebih waspada apabila laron:

  • Muncul berulang kali di dalam rumah.
  • Keluar dari celah lantai atau dinding.
  • Ditemukan dalam jumlah besar di area yang sama.
  • Meninggalkan banyak sayap di lantai.
  • Muncul bersamaan dengan tanda kerusakan kayu.
  • Disertai adanya jalur tanah pada dinding atau fondasi.

Jika beberapa tanda tersebut ditemukan, pemeriksaan terhadap kemungkinan aktivitas rayap sebaiknya dilakukan.

Baca juga: Bentuk Tubuh Rayap dan Ciri-Cirinya yang Perlu Diketahui

Apakah Laron yang Banyak di Lampu Berarti Ada Rayap?

Bisa menjadi indikasi, tetapi tidak selalu berarti ada koloni di dalam rumah.

Laron adalah rayap bersayap yang berasal dari koloni rayap. Karena itu, kemunculan laron menunjukkan bahwa terdapat koloni rayap di lingkungan sekitar, meskipun sumbernya belum tentu berada di dalam bangunan.

Terlebih jika laron muncul secara rutin dari titik yang sama, kondisi tersebut layak diperiksa lebih lanjut. Bisa saja terdapat jalur masuk atau aktivitas rayap yang tersembunyi di bagian bangunan.

Laron tidak akan terus-menerus berada di sekitar lampu. Setelah fase penerbangan selesai, mereka akan mencari pasangan dan lokasi yang sesuai untuk membentuk koloni baru.

Laron yang berhasil menemukan pasangan kemudian dapat melepaskan sayapnya. Setelah itu, mereka mencari tempat yang sesuai untuk memulai kehidupan sebagai koloni baru.

Karena itulah, menemukan sayap laron berserakan di lantai juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama jika terjadi berulang kali.

Baca juga: Rayap Muncul dari Lantai? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya 

Apakah Mematikan Lampu Bisa Menghilangkan Laron?

Mematikan lampu dapat membantu mengurangi laron yang berkumpul di sekitar rumah, tetapi langkah tersebut tidak menghilangkan sumber masalah jika memang terdapat koloni rayap.

Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:

  • Matikan lampu luar yang tidak diperlukan ketika laron sedang aktif.
  • Tutup pintu dan jendela.
  • Gunakan kasa pada ventilasi.
  • Tutup celah di sekitar pintu dan jendela.
  • Kurangi sumber cahaya yang langsung terlihat dari luar rumah.

Langkah tersebut lebih berfungsi untuk mengurangi laron yang masuk ke rumah, bukan membasmi koloni rayap.

Jangan Hanya Membasmi Laron yang Terlihat

ilustrasi laron tanda rayap

Mengetahui kenapa laron suka lampu memang menarik, tetapi yang lebih penting adalah memahami hubungannya dengan rayap.

Laron yang beterbangan mungkin hanya bertahan dalam waktu singkat. Namun, koloni yang menghasilkan laron dapat tetap berada di tanah, kayu, atau bagian bangunan yang tersembunyi.

Karena itu, jika laron muncul dalam jumlah banyak dan berulang kali, jangan hanya menyapu atau membunuh laron yang terlihat. Periksa juga kemungkinan adanya aktivitas rayap di sekitar rumah.

Hubungi Jasa Basmi Rayap Juragan Rayap

Sering menemukan laron di rumah, terutama setelah hujan? Jangan langsung menganggapnya sebagai gangguan biasa. Kemunculan laron secara berulang dapat menjadi alasan untuk memeriksa kondisi bangunan dan kemungkinan aktivitas rayap.

Juragan Rayap siap membantu pemeriksaan dan penanganan masalah rayap sesuai kondisi di lapangan.

Hubungi Jasa Basmi Rayap: 📞 0811-168-126 

Jangan tunggu sampai aktivitas rayap menyebabkan kerusakan yang lebih luas pada rumah.

Referensi

  • U.S. Environmental Protection Agency (EPA), Termites: How to Identify and Control Them.
  • University of Minnesota Extension, Ants – How to Tell an Ant from a Termite.
  • U.S. EPA, IPM for Schools: A How-To Manual.
  • U.S. EPA, Urban Integrated Pest Management: A Guide for Commercial Applicators.

FAQ

1. Kenapa laron suka lampu?

Laron memiliki respons terhadap cahaya yang membuatnya cenderung berkumpul di sekitar sumber cahaya, terutama saat melakukan penerbangan setelah keluar dari koloni.

2. Apakah munculnya laron berarti ada rayap di rumah?

Belum tentu. Laron bisa berasal dari koloni di sekitar rumah. Namun, kemunculan laron berulang kali di dalam rumah perlu diwaspadai sebagai kemungkinan adanya aktivitas rayap.

3. Kapan laron biasanya muncul?

Laron umumnya muncul pada malam hari dan sering terlihat setelah hujan atau ketika kondisi udara cukup lembap.

4. Apakah laron adalah rayap?

Ya. Laron merupakan rayap bersayap (alate), yaitu kasta reproduktif dalam koloni rayap.

5. Apakah laron yang mati berarti rayap sudah tidak ada?

Tidak. Laron yang mati atau pergi tidak berarti koloni rayap telah hilang. Jika terdapat koloni di sekitar atau dalam bangunan, aktivitas rayap tetap dapat berlangsung.